Cara Efektif Mengatasi Kecemasan Pensiun

By October 6, 2017July 6th, 2020Pensiun Bahagia

Dari sejumlah teori  yang dikemukakan oleh sejumlah ahli, terungkap sejumlah hal yang membuat masa pensiun menjadi tak bahagia. Berikut ini apa saja penyebab kecemasan para pensiunan sebagai hasil dari rangkaian studi  yang kami lakukan. Serta sejumlah cara mengatasi kecemasan pensiun yang terbukti efektif.

 

 

Menurut Prof Newstroom, Masa Pensiun adalah Fase yang terberat dalam perjalanan karir seseorang.  Hal ini disebabkan oleh banyaknya perubahan yang ditimbulkan oleh datangnya Fase Pensiun ini, dan kebanyakan karyawan yang akan pensiun, belum mempersiapkan diri untuk kedatangan Fase ini.

 

 

Namun sayangnya, banyak HRD atau bagian kepegawaian di dalam perusahaan, tidak banyak yang menyadari adanya kecemasan ini. Pun, banyak pula yang tidak tahu bagaimana cara untuk mengukur tingkat kecemasan yang dialami para karyawan menjelang pensiun, dan apa penyebab utama dari kecemasannya.

 

 

Dengan berlandaskan dari penelitian Prof. Keets De Vries dalam bukunya yang berjudul “Retirement Syndrome”, disebutkan ada 5 jenis kehilangan yang akan dialami oleh seseorang yang akan pensiun. Adanya 5 kehilangan ini yang menimbulkan kecemasan yang secara umum cukup tinggi dan memiliki dampak yang cukup besar.

 

 

Apa sajakah 5 kehilangan yang dialami oleh para pensiunan ini? Yang pertama adalah hilangnya pekerjaan. Di masa pensiun, aktivitas yang tadinya rutin dilaksanakan, akan hilang sama sekali. Rutinitas yang semula berangkat pagi pulang sore atau malam, menjadi rutinitas hanya di seputar rumah saja bersama pasangan.

 

 

Yang kedua adalah hilangnya sumber keuangan rutin. Mereka yang semula menerima gaji rutin setiap bulannya, kini tiba-tiba tidak lagi memiliki gaji. Atau hanya menerima uang pensiun bulanan yang jumlahnya sepersekian persen saja dari total gaji yang dahulunya diterima. Tidak ada lagi tunjangan jabatan, tidak ada lagi tunjangan kesejahteraan, dan lain sebagainya yang dulu diterima dalam jumlah yang besar.

 

 

Sumber kecemasan ketiga adalah hilangnya rekan kerja. Secara emosional, rekan kerja memberikan dukungan sosial dan hubungan pertemanan yang akrab. Bahkan, banyak pertemanan yang lebih erat dibanding hubungan persaudaraan. Karena itu, kehilangan rekan kerja karena pensiun, bisa berdampak sangat besar pada diri seseorang.

 

 

Sumber kecemasan keempat adalah karena menurunnya tingkat kesehatan seseorang akibat datangnya usia tua. Keadaan fisik para pensiunan yang sudah berusia diatas 50 tahun, menyebabkan seseorang rentan terkena berbagai penyakit berat seperti diabetes, darah tinggi, penyakit jantung koroner, stroke, dan lain sebagainya.

 

 

Bahkan, banyak pula para pensiunan yang menderita psikosomatis. Psikosomatis adalah keadaan dimana seseorang merasakan berbagai gejala sakit fisik, namun tidak ditemukan sebabnya secara medis. Penyebabnya adalah faktor psikologis. Kecemasan menjadi salah satu faktor pemicu psikosomatis ini.

 

 

Sumber kecemasan kelima adalah hilangnya jabatan. Seseorang yang sudah memiliki jabatan, telah terbiasa dengan status sosial yang tinggi. Status sosial ini memberikan prestise dan mendatangkan pengaruh serta rasa hormat dari masyarakat. Hilangnya jabatan bisa menyebabkan seorang pensiunan merasa tidak lagi menerima penghargaan yang sama dari lingkungannya semula.

Untuk membantu para pensiunan dalam mengatasi kelima penyebab kecemasan pensiun ini, diperlukan solusi pensiun yang mencakup paling tidak 3 hal utama, yaitu faktor intelektual, faktor emosional, dan faktor spiritual.

 

 

Banyak kaum intelek yang pensiun, mengalami goncangan, karena bekal intelektual yang dimilikinya tidak bisa membantunya saat timbul masalah emosional seperti tidak adanya lagi rekan kerja, sehingga dukungan sosial yang selama ini memberikan kehangatan persahabatan dan persaudaraan, menjadi tidak ada lagi.

 

 

Ada pula mantan pejabat yang kaya, sudah memiliki banyak tabungan dan kekayaan, namun saat datangnya masa pensiun kemudian malah putus asa dan bunuh diri, karena tidak memiliki fondasi spiritual yang kuat.

 

 

Banyak pula para pejabat yang memiliki banyak teman dan kuat secara spiritual, namun tidak bisa menemukan sumber penghasilan baru setelah pensiun, karena tidak mengetahui mengenai bagaimana cara untuk memulai suatu wirausaha.

 

Cara Mengatasi Kecemasan Pensiun

Cara mengatasi kecemasan pensiun adalah dengan melakukan sejumlah persiapan sebelum masa pensiun tiba, diantaranya dengan mengikuti Training Masa Persiapan Pensiun. Kami dari ESQ MPP memberikan bekal yang menyeluruh bagi para pensiunan, yaitu bekal spiritual, bekal emosional, dan bekal intelektual, untuk memastikan setiap peserta yang mengikuti pelatihan kami mendapatkan fondasi yang kuat yang akan membuatnya mampu mengatasi berbagai masalah yang mungkin timbul setelah masa pensiunnya tiba.

 

Untuk menyelesaikan berbagai Problematika yang dihadapi oleh para calon purnakarya, sebagai Konsultan Pensiun Terbesar di Indonesia, kami menyelenggarakan Training ESQ Masa Persiapan Pensiun secara Teratur. Training ESQ MPP Publik akan diadakan pada  Maret 2018. Berlokasi di Jakarta Selatan.

 

Materi yang diberikan adalah :

Untuk keterangan lengkap mengenai Bagaimana anda bisa mengikuti Training Masa Persiapan Pensiun dari Konsultan Pensiun Terbaik di Indonesia, klik disini untuk pendaftaran training publik. Atau klik disini untuk pendaftaran training inhouse dari perusahaan Anda.

  • Hubungi kami via email : esqmpp@gmail.com

  • Hubungi via atau wa/telp ke HP  0856 9311 9026 (Tio, Manajer ESQMPP)

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?