was successfully added to your cart.

PENSIUN SEHAT

Inspirasi Kesehatan di Masa Pensiun dengan Menjaga Pola Hidup, Pola Makan, dan Pola Pikir

Resep Masa Pensiun Sehat dan Awet Muda yang Jarang Disadari Banyak Orang

masa persiapan pensiun, training pensiun, konsultan pensiun, pensiun sehat, pensiun bermakna, aktivitas pensiun, keuangan pensiun, ary ginanjar agustian, training esq, esqmpp

Salah satu bentuk investasi yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan waktu purnabakti adalah melakukan pola hidup yang seimbang. Tujuannya tentu saja agar Anda bisa mendapatkan masa pensiun sehat di masa depan nanti.

 

Kondisi tubuh yang fit bisa bantu Anda untuk hidup lebih produktif, bahagia, dan sejahtera. Anda jadi leluasa untuk menjalankan hobi atau bisnis di masa pensiun nanti. Sahabat ESQ pun jadi lebih bisa banyak meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga tercinta.

 

Bicara tentang masa pensiun sehat, banyak yang berpikir kalau melakukan olahraga teratur, rajin mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang, dan cukup istirahat sudah bisa membuat Anda bahagia di waktu purnabakti.

 

Namun, tahukah Anda masih ada hal yang seringkali disepelekan oleh orang yang ingin dapatkan masa pensiun sehat. Jarang yang menyadari pentingnya faktor satu ini. Apakah itu?

 

Pentingnya Peran Kelompok Sosial

 

Jawabannya adalah keaktifan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Faktor satu ini ternyata berperan penting lho untuk kesehatan kita di masa pensiun nanti.

 

Kenapa ya kira-kira?

 

Ternyata aktif bersosialisasi dapat bantu seorang pensiunan jadi lebih sehat secara fisik dan mental. Mereka akan sering terlibat dalam kegiatan kelompok sehingga kondisi kesepian atau linglung karena minim aktivitas akan jauh dari diri mereka.

 

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Queensland, Australia, orang tua yang tak punya kelompok untuk bersosialisasi justru memiliki kualitas hidup yang lebih buruk.

 

“Kelompok sosial memberi Anda sebuah rasa identitas diri. Mereka bisa memberikan rasa memiliki, makna, dan tujuan hidup,” ujar pimpinan dari penelitian tersebut seperti yang dikutip dari Reuters.

 

Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kesehatan mereka. Hubungan sosialisasi yang lemah dapat meningkatkan risiko inflamasi atau radang di usia lanjut. Inilah yang seringkali jadi penyebab munculnya Hipertensi atau Diabetes mellitus muncul ketika masa pensiun tiba.

 

Yuk, mulai tingkatkan hubungan kita dengan kelompok sosial dari sekarang.

 

Persiapkan diri untuk dapatkan masa pensiun yang lebih sehat, sejahtera, bahagia, dan bermakna dengan ikuti training masa persiapan pensiun bersama ESQ MPP.

 

Untuk mengikuti Tips Berguna lainnya dari ESQMPP, klik halaman inspirasi

 

Untuk Mendaftar di Training Publik klik disini.

Untuk Mendaftarkan Perusahaan Anda di Training Pensiun ESQ, klik disini.

Informasi : 085353530775 (Tio, manager ESQMPP)
Email : esqmpp@gmail.com

Mengapa Harus Mempersiapkan Masa Pensiun dengan Matang?

ary ginanjar, cara cepat kaya, cara sukses, esq 165, konsultan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, pengusaha sukses, pensiun dini, persiapan pensiun, tips orang sukses, training esq, training masa persiapan pensiun, training motivasi, training pensiun, training persiapan pensiun

Banyak yang belum tahu! Ini alasannya mengapa seseorang harus mempersiapkan Masa Pensiun dengan matang.

Masa Pensiun. Dua kata yang cukup mencemaskan bagi sebagian besar orang yang akan memasuki masa purnabakti. Bagaimana tidak, Masa Pensiun sering dianggap sebagai fase tersulit dibanding fase lain dalam karir. Untuk itu, diperlukan persiapan yang baik untuk menghadapi kondisi baru kehidupan setelah pensiun.

Kecemasan saat menghadapi masa pensiun bukanlah hal aneh. Secara garis besar ada 4 faktor yang mempengaruhi kecemasan menghadapi masa pensiun, yaitu :

1. Menurunnya pendapatan atau penghasilan
2. Hilangnya status, jabatan, pangkat, dan wewenang
3. Berkurangnya interaksi sosial dengan rekan kerja
4. Datangnya masa tua, menurunnya kemampuan fisik.

Ya.. Pensiun merupakan salah satu diantara persoalan hidup yang paling krusial yang harus dipecahkan seseorang. Karena keputusan pensiun akan mempengaruhi situasi keuangan, kondisi emosional, cara menghabiskan waktu, dan cara mereka berhubungan dengan teman dan keluarga. Kondisi seperti itulah yang menyebabkan timbulnya kecemasan dalam diri individu yang menghadapi masa pensiun. Kecemasan dalam menghadapi masa pensiun ini, berbeda-beda tingkatannya pada banyak orang.

Untuk itu ESQ memberikan jawaban atas masalah kecemasan pensiun ini. Sebuah program pelatihan pensiun yang diramu secara seimbang antara faktor psikologis, financial, emosi, kesehatan dan spiritual, yang dikemas dalam Training Masa Persiapan Pensiun. Training yang mempersiapkan masa pensiun Anda agar bahagia dan bermakna.

—————————-
Info Training ESQ MPP Public:
—————————-
Tanggal: 16-18 Januari 2018
Lokasi : Hotel Little Amaroossa
Jl. Cipete Raya Blok B No.5, RT.17/RW.3, Cilandak, Kota Jakarta Selatan
.
Info lebih lanjut:
1. Klik: www.esqmpp.com/public-registration-form
2. SMS/WA/Telpon: 082299153339 (Ririn)
3. Katakan “SAYA” di kolom komentar

p/s: terbatas untuk 100 peserta.

#masapersiapanpensiun
#mpppublik

MALAS BERAKTIVITAS USAI PENSIUN? KETAHUI RESIKO YANG MENGANCAM ANDA BERIKUT INI

ary ginanjar, cara cepat kaya, cara sukses, esq 165, konsultan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, pengusaha sukses, pensiun dini, persiapan pensiun, tips orang sukses, training esq, training masa persiapan pensiun, training motivasi, training pensiun, training persiapan pensiun

Banyak sebagian orang yang protes dan mengatakan, “Untuk apa banyak aktivitas di masa pensiun, bukankah pensiun adalah waktunya berisitirat? Waktunya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga?

Jika ada yang bertanya seperti itu, mungkin mereka belum mengetahui bahwa ada resiko yang harus dihadapi apabila berhenti total dari segala kegiatan, di masa pensiun anda.

Pernahkah anda melihat seorang tua yang semula rajin, ceria, fit, dan selalu bersemangat, namun tiba-tiba beliau menjadi pendiam, pemurung dan sakit-sakitan di masa tuanya? Nah, inilah resikonya bila anda tidak menyibukkan diri dengan hobi-hobi atau aktivitas anda. anda bisa jadi seperti itu pula. Mengapa terjadi yang demikian?

Perlu Anda ketahui bahwa apabila dari masa bekerja ke masa pensiun terjadi penghentian kesibukan dan aktivitas secara menyeluruh, maka kerja otak kita pun akan jadi melambat lebih cepat.

Anda juga akan lebih susah mengingat hal-hal yang umum, kemampuan berhitung, kemampuan menganalisa, kemampuan menerjemahkan maksud orang lain, bahkan kemampuan untuk memahami apa yang kita baca atau memahami apa yang kita tonton di TV pun bisa jadi menurun.

Jadi isilah waktu pensiun Anda dengan berbagai kegiatan yang tentunya bermanfaat. Misalnya, melakukan hobi dan aktivitas bersama sahabat dan kawan-kawan. seperti berolahraga bersama, atau berkumpul mengerjakan hobi bersama-sama. Misalnya melukis, bernyanyi, merajut, memasak atau menjahit, bersama-sama.

Beragam aktivitas akan menghindarkan anda dari kebosanan. Lebih jauh lagi, akan mendatangkan kebahagiaan dan menjauhkan anda dari depresi dan penurunan kemampuan otak dalam jangka panjang.

Salam Pensiun  Bahagia dan Bermakna

PENSIUN BAHAGIA DENGAN MENJAGA ASSET YANG TAK TAMPAK. APAKAH ITU?

Banyak calon pensiunan menyangka bahwa aset berharga adalah sekedar masalah pesangonnya atau uang pensiunnya. Padahal ada sesuatu yang lebih dahsyat, lebih besar, bahkan nilainya luar biasa. Itulah intangible asset (aset tak tampak).

Aset inilah yang sering dilupakan oleh para pensiunan, hingga membuat pensiunnya jauh dari kata bahagia. Aset apakah itu? Bagaimana cara menjaganya? Simak tips pensiun bahagia dari Trainer ESQ MPP, Fahrul Jamal, berikut ini: 

Tips Kesehatan di Usia Pensiun

Agar Kesehatan Fisik Prima

 

Di Masa Pensiun, selain berolahraga dan bergerak aktif, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menunjang kesehatan tubuh setelah pensiun. Mari kita ikuti sejumlah tips berikut ini, yang akan menguntungkan bagi anda.

 

 

  1. Cukup istirahat

Pada saat bekerja, anda akan dipaksa untuk bangun dini hari dan berangkat ke kantor. Belum lagi, anda harus pulang di larut malam, dengan kondisi fisik yang capek. Waktu istirahat hanya sedikit, dan itu menyebabkan konsentrasi bekerja menjadi terganggu.

Agar performa kerja tetap baik, kita harus cukup istirahat. Turunnya kemampuan konsentrasi hingga stres bersumber dari istirahat yang tidak cukup. Masa pensiun adalah waktu yang sempurna untuk lebih membiasakan diri tidur dan bangun di jam yang sama, tanpa tergesa-gesa atau keharusan lembur.

 

2. Cek kesehatan secara rutin.

Jangan sampai penyakit membuat Anda tidak dapat menikmati hari tua. Deteksi potensi gangguan kesehatan sedini mungkin. Sejumlah tes kesehatan bisa dilakukan dengan murah, dan dibanyak tempat seperti supermarket. Yang anda bisa periksa secara rutin adalah :

  • Tekanan Darah
  • Tingkat Gula Darah (deteksi diabetes)
  • Tingkat Asam Urat dalam Darah
  • Tingkat kolesterol dalam darah

Melakukan cek kesehatan secara rutin, bisa memberikan sinyal awal pada anda. Bila tingkat kolesterol dalam darah anda tinggi, misalnya. Anda akan diberikan saran untuk mengurangi makan gorengan dan makanan berlemak.

Cek kesehatan yang dilakukan secara rutin juga akan menghemat biaya kesehatan, yang bisa jadi sangat tinggi, bila anda sampai harus dirawat di rumah sakit. Belum lagi penderitaan yang ditimbulkan apabila sampai harus benar-benar sakit. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

 

 

3. Memiliki Asuransi Kesehatan

Apabila anda seorang pegawai negeri, di Masa Pensiun anda akan mendapatkan fasilitas layanan kesehatan lewat ASKES, atau BPJS kesehatan yang dibayarkan saat anda masih bekerja. Namun bila kita pegawai swasta, mungkin bisa dipertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan. Meskipun premi yang dibebankan setiap bulannya bisa jadi agak besar.

Namun jika Anda memang belum memiliki asuransi kesehatan, tidak pernah terlambat untuk mendaftarkan diri. Bila usia kita saat ini masih muda dan sehat, memiliki asuransi kesehatan sejak sekarang, anda bisa mendapatkan premi asuransi yang ringan, untuk dibayarkan setiap bulannya. Atau cara lainnya adalah Anda juga bisa mengakses layanan BPJS Kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.

 


4.  Tetap mengonsumsi obat/vitamin.

Mungkin di masa pensiun, anda ingin berhemat. Tapi, jangan mengurangi pengeluaran Anda untuk membeli obat-obatan atau suplemen demi upaya berhemat atau menabung lebih banyak. Karena hal ini bisa mempengaruhi daya tahan tubuh anda. Atau bisa juga memunculkan gejala yang sebelumnya bisa dicegah dengan konsumsi suplemen tersebut.

Hidup hemat di masa pensiun juga jangan sampai membuat anda kekurangan nutrisi. Penghematan bisa dilakukan dengan tidak makan di restoran, misalnya. Tapi, memasak di rumah akan lebih baik. Anda bisa makan makanan yang bergizi, dan lebih sehat dibandingkan makanan restoran.

Jika Anda kekurangan vitamin atau mineral tertentu dan pola makan yang diubah belum mencukupi kebutuhan nutrisi, belilah suplemen sesuai dengan kebutuhan Anda. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ragu atau butuh petunjuk lebih.

 

5. Menghindari kebiasaan buruk

Sejumlah kesehatan, menimbulkan banyak penyakit berbahaya. Kebiasaan merokok menyebabkan penuaan dini dan membuat Anda lebih berisiko mengidap berbagai penyakit kronis. Begitu juga dengan konsumsi minuman keras dan minuman berkafein secara berlebihan.

Kesehatan harus dijaga. Penyakit harus dihindari. Jauhi minuman keras, Jangan Merokok, dan Kurangi Minuman dan makanan berkafein. Makanan pedas dan bersantan juga bisa jadi harus dihindari. Makanan Pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Dan Makanan bersantan bisa menimbulkan mempertinggi kadar kolesterol dalam darah.

 

Kesehatan haruslah dijaga, agar masa pensiun dapat dijalani dengan bahagia, sehat, sejahtera, dan penuh makna. Kesehatan fisik yang terjaga sejak muda, dapat membuat purna karya menjalani hidup yang lebih nyaman dan hemat di masa pensiun. Dengan begitu, usia harapan hidup pun bisa lebih tinggi, dan usia kita bisa lebih panjang. Penyakit yang menyebabkan mati mendadak seperti penyakit jantung koroner pun sebenarnya bisa dihindari bila kita mengikuti cara-cara diatas.

 

Untuk mengikuti Training Pensiun dengan Sesi Kesehatan dari Dokter Ahli Geriatri (ahli kesehatan manula), anda bisa mendaftar pada Training ESQ MPP di nomor telepon : 021 -2940 – 6969 di ext 174, atau kirim email ke : esqmpp@gmail.com

 

Hemat Keuangan dengan Masak Cerdas di Masa Pensiun

Agar keluarga kita tetap sejahtera, kita bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini agar hemat waktu dan tidak bangkrut di Masa Persiapan Pensiun, yaitu :

 

Tips No. 1 : Berbelanja sayur dan bahan lauk secara mingguan, dan kemudian dimasak di akhir pekan.

 

Apa yang kita masak di akhir pekan, bisa untuk dijadikan stok lauk selama minggu tersebut. Beberapa menu yang bisa dijadikan pilihan adalah :

  • membuat chicken nugget
  • membuat rollade daging
  • membuat rendang
  • membuat semur daging
  • membuat gudeg
  • membuat sambal hijau
  • membuat sambal terasi

 

Menu diatas ini bisa dibuat dalam jumlah banyak, dan bisa disimpan untuk waktu yang lama, tinggal dihangatkan. Penghematan bisa dilakukan lebih jauh dengan membawa makanan ini untuk bekal anak-anak ke sekolah/ kuliah/kantor. Dengan cara ini, orangtua dan anak-anak pun berhemat, namun bisa tetap makan enak.Bila bingung tentang resepnya, bisa dari internet atau mengikuti kursus memasak. Memasak sendiri bisa menghemat pengeluaran untuk lauk pauk hingga 50%nya.

 

Bahkan bila rasanya cukup enak, anda juga bisa memproduksi nugget homemade buatan anda dalam jumlah banyak. Kemudian, karya anda ini bisa dicoba dijual ke lingkungan teman/tetangga. Tanpa anda sangka-sangka, tiba-tiba jadi pebisnis deh. Lebih menyenangkan lagi bila bisa dijual secara online. Reputasi terpercaya dan rasa yang enak, akan membuat dagangan anda laku, dan anda bisa menjadi pengusaha dengan penghasilan yang bisa diandalkan. Menyenangkan bukan?

 

Untuk informasi lengkap mengenai masa persiapan pensiun yang menyenangkan, bahagia, sejahtera, dan bermakna, hubungi kami via email ke : esqmpp@gmail.com atau telepon ke 021 – 2940 – 6969 ext 174.

 

Salam Pensiun Bermakna

 

 

Cara Efektif Mengatasi Kecemasan Pensiun

Dari sejumlah teori  yang dikemukakan oleh sejumlah ahli, terungkap sejumlah hal yang membuat masa pensiun menjadi tak bahagia. Berikut ini apa saja penyebab kecemasan para pensiunan sebagai hasil dari rangkaian studi  yang kami lakukan. Serta sejumlah cara mengatasi kecemasan pensiun yang terbukti efektif.

 

 

Menurut Prof Newstroom, Masa Pensiun adalah Fase yang terberat dalam perjalanan karir seseorang.  Hal ini disebabkan oleh banyaknya perubahan yang ditimbulkan oleh datangnya Fase Pensiun ini, dan kebanyakan karyawan yang akan pensiun, belum mempersiapkan diri untuk kedatangan Fase ini.

 

 

Namun sayangnya, banyak HRD atau bagian kepegawaian di dalam perusahaan, tidak banyak yang menyadari adanya kecemasan ini. Pun, banyak pula yang tidak tahu bagaimana cara untuk mengukur tingkat kecemasan yang dialami para karyawan menjelang pensiun, dan apa penyebab utama dari kecemasannya.

 

 

Dengan berlandaskan dari penelitian Prof. Keets De Vries dalam bukunya yang berjudul “Retirement Syndrome”, disebutkan ada 5 jenis kehilangan yang akan dialami oleh seseorang yang akan pensiun. Adanya 5 kehilangan ini yang menimbulkan kecemasan yang secara umum cukup tinggi dan memiliki dampak yang cukup besar.

 

 

Apa sajakah 5 kehilangan yang dialami oleh para pensiunan ini? Yang pertama adalah hilangnya pekerjaan. Di masa pensiun, aktivitas yang tadinya rutin dilaksanakan, akan hilang sama sekali. Rutinitas yang semula berangkat pagi pulang sore atau malam, menjadi rutinitas hanya di seputar rumah saja bersama pasangan.

 

 

Yang kedua adalah hilangnya sumber keuangan rutin. Mereka yang semula menerima gaji rutin setiap bulannya, kini tiba-tiba tidak lagi memiliki gaji. Atau hanya menerima uang pensiun bulanan yang jumlahnya sepersekian persen saja dari total gaji yang dahulunya diterima. Tidak ada lagi tunjangan jabatan, tidak ada lagi tunjangan kesejahteraan, dan lain sebagainya yang dulu diterima dalam jumlah yang besar.

 

 

Sumber kecemasan ketiga adalah hilangnya rekan kerja. Secara emosional, rekan kerja memberikan dukungan sosial dan hubungan pertemanan yang akrab. Bahkan, banyak pertemanan yang lebih erat dibanding hubungan persaudaraan. Karena itu, kehilangan rekan kerja karena pensiun, bisa berdampak sangat besar pada diri seseorang.

 

 

Sumber kecemasan keempat adalah karena menurunnya tingkat kesehatan seseorang akibat datangnya usia tua. Keadaan fisik para pensiunan yang sudah berusia diatas 50 tahun, menyebabkan seseorang rentan terkena berbagai penyakit berat seperti diabetes, darah tinggi, penyakit jantung koroner, stroke, dan lain sebagainya.

 

 

Bahkan, banyak pula para pensiunan yang menderita psikosomatis. Psikosomatis adalah keadaan dimana seseorang merasakan berbagai gejala sakit fisik, namun tidak ditemukan sebabnya secara medis. Penyebabnya adalah faktor psikologis. Kecemasan menjadi salah satu faktor pemicu psikosomatis ini.

 

 

Sumber kecemasan kelima adalah hilangnya jabatan. Seseorang yang sudah memiliki jabatan, telah terbiasa dengan status sosial yang tinggi. Status sosial ini memberikan prestise dan mendatangkan pengaruh serta rasa hormat dari masyarakat. Hilangnya jabatan bisa menyebabkan seorang pensiunan merasa tidak lagi menerima penghargaan yang sama dari lingkungannya semula.

Untuk membantu para pensiunan dalam mengatasi kelima penyebab kecemasan pensiun ini, diperlukan solusi pensiun yang mencakup paling tidak 3 hal utama, yaitu faktor intelektual, faktor emosional, dan faktor spiritual.

 

 

Banyak kaum intelek yang pensiun, mengalami goncangan, karena bekal intelektual yang dimilikinya tidak bisa membantunya saat timbul masalah emosional seperti tidak adanya lagi rekan kerja, sehingga dukungan sosial yang selama ini memberikan kehangatan persahabatan dan persaudaraan, menjadi tidak ada lagi.

 

 

Ada pula mantan pejabat yang kaya, sudah memiliki banyak tabungan dan kekayaan, namun saat datangnya masa pensiun kemudian malah putus asa dan bunuh diri, karena tidak memiliki fondasi spiritual yang kuat.

 

 

Banyak pula para pejabat yang memiliki banyak teman dan kuat secara spiritual, namun tidak bisa menemukan sumber penghasilan baru setelah pensiun, karena tidak mengetahui mengenai bagaimana cara untuk memulai suatu wirausaha.

 

Cara Mengatasi Kecemasan Pensiun

Cara mengatasi kecemasan pensiun adalah dengan melakukan sejumlah persiapan sebelum masa pensiun tiba, diantaranya dengan mengikuti Training Masa Persiapan Pensiun. Kami dari ESQ MPP memberikan bekal yang menyeluruh bagi para pensiunan, yaitu bekal spiritual, bekal emosional, dan bekal intelektual, untuk memastikan setiap peserta yang mengikuti pelatihan kami mendapatkan fondasi yang kuat yang akan membuatnya mampu mengatasi berbagai masalah yang mungkin timbul setelah masa pensiunnya tiba.

 

Untuk menyelesaikan berbagai Problematika yang dihadapi oleh para calon purnakarya, sebagai Konsultan Pensiun Terbesar di Indonesia, kami menyelenggarakan Training ESQ Masa Persiapan Pensiun secara Teratur. Training ESQ MPP Publik akan diadakan pada  Maret 2018. Berlokasi di Jakarta Selatan.

 

Materi yang diberikan adalah :

Untuk keterangan lengkap mengenai Bagaimana anda bisa mengikuti Training Masa Persiapan Pensiun dari Konsultan Pensiun Terbaik di Indonesia, klik disini untuk pendaftaran training publik. Atau klik disini untuk pendaftaran training inhouse dari perusahaan Anda.

  • Hubungi kami via email : esqmpp@gmail.com

  • Hubungi via atau wa/telp ke HP  0856 9311 9026 (Tio, Manajer ESQMPP)

Hasil Survey Kecemasan Jelang Pensiun 2016-2017

ary ginanjar, pengusaha sukses, training esq, pensiun dini, persiapan pensiun, esq 165, training motivasi, cara sukses, tips orang sukses, cara cepat kaya, masa persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, pelatihan masa persiapan pensiun, training pensiun, pelatihan pensiun, konsultan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training persiapan pensiun

Berdasarkan Hasil Survey ARS (Anxiety Rating Scale) 2016-2017 ini, diperoleh hasil yang menggambarkan Tingkat Kecemasan Para Pegawai Jelang Masa Pensiun mereka tiba, dan Apa penyebab utama kecemasan mereka. Survey dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, dengan melibatkan pegawai calon purnabakti, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Continue Reading