Skip to main content

Gampang Sensi usai Pensiun? Waspada Post Power Syndrome Pensiunan

By February 19, 2020July 6th, 2020Pensiun Sehat
Gampang Sensi usai Pensiun Waspada Post Power Syndrome Pensiunan

Gampang Sensi usai Pensiun? Waspada Post Power Syndrome Pensiunan – Menginjak usia senja, kita akhirnya dihadapkan pada masa pensiun. Tak ada kegiatan, kesepian, kurang aktivitas, semua ini membuat kita gampang emosi dan sensi. Apakah ini yang disebut dengan post power syndrom pensiunan? Atau jangan-jangan, Anda baru mendengar apa itu post power syndrome pensiunan?

Mari kita berkenalan. Apa itu post power syndrome?
Pertama-tama, Anda tak perlu khawatir karena post power syndrome bukan merupakan gangguan jiwa. Ini hanyalah fase di mana Anda akan merasakan perubahan yang signifikan pada kehidupan Anda. Ada semacam keterkejutan (shock) pada sisi emosional Anda terkait habits yang biasa Anda lakukan sehari-hari.

Nyatanya, post power syndrome tak hanya dialami oleh orang pensiunan, demikian yang dikutip Liputan 6 (8/2/2017). Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Siloam Tjhin Wiguna mengatakan bahwa ini bisa dialami oleh siapa saja yang kehilangan berbagai pencapaiannya.

Misalnya, seseorang yang sudah mencapai karir terbaiknya, punya banyak aktivitas atau meraih banyak prestasi dan kekuasaan. Tiba-tiba saja ia harus kehilangan semuanya, entah itu karena usia yang sudah harus pensiun atau terpaksa karena mutasi atau PHK. Biasanya, orang ini akan mengalami berbagai macam gejala emosional hingga fisik.

Orang yang mengalami post power syndrome ini tidak bisa menerima perubahan tersebut. Ia merasa kehilangan aktivitasnya, kekuasaannya, prestasinya, karirnya, hartanya, dan lain-lain. Rasa cemas, marah, iri dan lain-lain seringkali dirasakan oleh mereka.

Akibatnya, orang yang mengalami post power syndorme ini biasanya akan terlihat sebagai orang yang selalu emopsional, apalagi oleh keluarganya. Mereka akan merasa bahwa orang di sekitarnya selalu membuat kesalahan dan bahkan kecanduan untuk mengatur segala sesuatu.

Gejala ini bisa berdampak pada depresi berat hingga gangguan fisik. Itu sebabnya, adalah hal yang cukup fatal jika post power syndrome menyerang mereka yang berusia senja. Lantas, bagaimana cara berdamai dengan post power syndrome pensiunan ini?

Berdamai dengan post power syndrome pensiunan
Dikutip Mommies Daily, semua orang yang akan menghadapi masa pensiun wajib mempersiapkan diri secara fisik, psikologis, maupun finansial. Semakin matang perencanaannya, maka dampak dari post power syndorme pensiunan ini makin bisa diminimalisir.

Ini dilakukan agar kelak para pensiunan bisa merasa tetap berguna bagi orang di sekelilingnya. Tak hanya itu, para pensiunan harus bisa selalu aktif dalam kegiatan di lingkungan tempat tinggalnya. Entah itu aktivitas sosial atau keagamaan.

Dukungan keluarga juga sangat diperlukan. Perlu adanya edukasi soal post power syndorme ini kepada keluarga. Dengan begitu, kelurga dan kerabat terdekat mampu mengatasi dan mendukung pensiunan dengan lebih baik lagi.
Jika memang tidak bisa meng-handle sindrom ini dan depresi semakin bertambah, maka Anda harus segera mencari terapis terdekat. Tak perlu malu dan sungkan untuk mengatasi post power syndrome pensiunan ini.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda

Gampang Sensi usai Pensiun? Waspada Post Power Syndrome Pensiunan

Join the discussion One Comment

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?