Skip to main content

Kiat Memilih Instrumen Investasi

By December 23, 2016August 20th, 2020Pensiun Produktif
konsultan pelatihan pensiun, konsultan pensiun, konsultan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training pensiun, training persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, kunjungan usaha, solusi pensiun, pra pensiun, persiapan pensiun, pensiun kaya, pensiun dini, tips orang sukses

Apa saja Bentuk Instrumen Investasi yang ada, dan bagaimana untung dan ruginya?

 

Investasi memiliki beberapa jenis ragam atau instrumen investasi yang bisa kita pilih, diantaranya adalah :

 

Investasi Deposito/ Tabungan Berjangka/ Tabungan Berencana

Investasi dalam bentuk Tabungan Berjangka, Tabungan Berencana, atau Deposito, bisa menyelamatkan uang kita dari kebiasaan hidup yang boros dan konsumtif. Besar keuntungan yang didapat, berbeda dari jangka waktu yang diambil dan besarnya tabungan yang disimpan.

Beda antara Deposito dengan Tabungan Berencana adalah;

Pada Tabungan Berencana, tabungan kita dipotong setiap bulan oleh Bank untuk dimasukkan ke dalam rekening Tabungan Berencana kita. Besarnya tergantung dengan jumlah yang kita inginkan. Bisa dari ratusan ribu, hingga jutaan rupiah per bulannya.

Sedangkan, Deposito adalah sejumlah besar uang yang kita simpan secara langsung di bank, untuk jangka waktu tertentu. Bisa dalam waktu 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun.

 

Investasi Emas

Investasi Emas dilakukan dengan membeli sejumlah gram emas, dan menyimpannya. Penyimpanan bisa di bank atau di rumah kita sendiri. Pilihlah yang mana yang lebih aman. Banyak orang memilih Investasi Emas, karena bentuk fisiknya yang bisa dipegang, dan mudah dijual. Emas batangan bisa didapatkan dengan membelinya di toko Emas, gerai Emas, atau langsung ke sumbernya seperti ke Kantor PT Antam di sejumlah daerah di Indonesia.

 

Nilai Investasi Emas, terus naik bila kita lihat secara per tahunnya. Investasi Emas adalah investasi jangka panjang. Bila anda masih memerlukan dana untuk sehari-hari, sebaiknya tidak berinvestasi di Emas, tapi di Deposito yang bisa anda cairkan kapan saja. Karena dalam Investasi Emas ada biaya pembuatan per gram, sekitar Rp. 30 ribu yang akan dikenakan saat anda menjual dan membeli emas tersebut.

Misalnya anda membeli 10 gram emas pada bulan Februari seharga Rp. 570 ribu per gram, harga jualnya pada bulan April mungkin mencapai Rp. 575 ribu per gram, tetapi, anda akan dikenakan harga Rp. 30 ribu per gram untuk biaya pembuatan emas tersebut. Ini tentu membuat anda rugi.

Beda dengan misalnya anda membeli Emas pada tahun 1992, yang harganya hanya Rp. 25.000 per gram. Anda akan dapat untung besar saat anda menjualnya di bulan Desember 2016, di harga Rp. 575 ribu per gramnya. Walaupun ada biaya pembuatan emas, anda tidak akan rugi, malah akan mendapatkan untung yang super berlipat besarnya.

 

Investasi Surat Berharga berupa Obligasi / Sukuk Syariah

Investasi dengan Membeli Surat Berharga, juga menguntungkan dalam jangka panjang. Bila anda berinvestasi untuk jangka pendek, seperti untuk menikah, membeli mobil atau membeli rumah, sebaiknya tidak membeli Surat Berharga. Karena Surat Berharga berupa Obligasi atau Sukuk, baru bisa dijual setelah beberapa tahun kemudian. Nilai keuntungannya memang cukup besar, lebih tinggi dibandingkan Deposito dan lebih aman dibandingkan saham, namun sifatnya tidak likuid dan tidak mudah dicairkan.

Investasi Reksadana

Reksadana adalah gabungan antara saham dan surat berharga, dalam sejumlah persentase tertentu. Reksadana ini dikelola oleh banyak perusahaan yang berbeda. Karena sifatnya yang gabungan, Investasi Reksadana diuntungkan karena sifat keuntungannya yang terus naik, dan tidak setinggi saham resikonya.

Untuk mendapatkan keuntungan yang baik, dari Investasi Reksadana yang anda ingin ambil, pilihlah perusahaan pengelola Reksadana yang anda percaya, yang anda ketahui baik sistemnya.

 

Investasi Saham

Saham adalah surat  berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau badan terhadap suatu usaha. Saham diperoleh dari Pasar Modal. Pasar Modal adalah tempat bagi berbagai Perusahaan Terbuka mendapatkan dana cair untuk membiayai kegiatan usahanya.

Saham bersifat likuid, mudah dijual. Bahkan kini bisa dijual belikan dalam hitungan detik saja. Nilai saham bersifat fluktiatif,  bisa turun atau naik, tergantung pada banyaknya jumlah saham yang tersedia di pasar. Bila banyak terjadi penjualan, nilai saham akan turun. Bila banyak terjadi pembelian, banyak orang yang memborong saham tertentu, maka harganya akan naik.

Bila anda termasuk orang yang suka menganalisa, dan anda teliti dalam memperhatikan laporan keuangan berbagai perusahaan, anda bisa berinvestasi di saham. Terutama bila anda tidak takut kehilangan uang, dan suka dengan resiko tinggi. Karena, naik turunnya harga saham bisa sangat menguntungkan bagi orang yang menyukai analisa.

 

Investasi Saham Syariah

Saham syariah adalah saham yang diterbitkan oleh emiten, yang mana kegiatan bisnis dan tata cara pengelolaan sahamnya tidak melanggar dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Saham syariah bukan berasal dari perusahaan syariah saja, asalkan suatu perusahaan bisa memenuhi prinsip-prinsip yang dipersyaratkan, maka saham perusahaan tersebut bisa masuk dalam kategori saham syariah.

Jakarta Islamic Index adalah salah satu indeks saham yang ada di Indonesia. JII melakukan listing terhadap saham-saham syariah, setiap periode 6 bulan sekali. Bisa jadi suatu perusahaan bisa masuk daftar JII pada tahun kemarin, namun pada periode tahun ini, saham tersebut sudah tidak lagi termasuk saham syariah. Dan bisa jadi, perusahaan syariah mengeluarkan saham, namun saham tersebut tidak dianggap sebagai saham syariah, karena kinerja perusahaan yang kurang cukup baik.

Prinsip saham syariah sebenarnya menguntungkan dan lebih tidak beresiko, karena persyaratannya yang ketat. Karena itu, saham syariah banyak diminati. Kebanyakan perusahaan yang masuk dalam saham syariah adalah perusahaan dengan saham blue chip, yang tercatat menelurkan keuntungan yang terus naik.

 

Bagaimana, apakah sudah sedikit lebih jelas mengenai Investasi? Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Investasi apa yang bisa anda lakukan, anda bisa mengikuti Training ESQ Masa Persiapan Pensiun. Hubungi kami di email esqmpp@gmail.com atau telepon ke 021 – 2940 -6969  ext. 174.

 

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?