Skip to main content

Kisah Pensiun Sukses (2) : Usaha Ikan Asap

By December 31, 2016August 20th, 2020Kisah Inspiratif
konsultan pelatihan pensiun, konsultan pensiun, konsultan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training pensiun, training persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, kunjungan usaha, solusi pensiun, pra pensiun, persiapan pensiun, pensiun kaya, pensiun dini, tips orang sukses

Banyak jenis usaha yang bisa dilakukan, untuk Masa Persiapan Pensiun. Salah satu yang dilakukan oleh Pensiunan PT Pertamina ini adalah membuat usaha kolam ikan, di desa Citayam, Bogor. Namun, ia harus terkaget-kaget melihat hasil panenan 5 ton ikan yang dihasilkannya. Ia sama sekali tidak menduga hasilnya akan sebesar itu. Dibagikan ke semua kawan dan tetangga pun, tidak habis-habis. Apa yang kemudian dilakukannya?

 

Pak Amril Lubis, Pensiunan Pertamina ini, memang tidak pernah menyangka akan menjadi seorang pengusaha ikan asap dan mengekspornya ke berbagai negara di dunia. Padahal, semula hanya berawal dari keisengannya dalam mengisi waktu dengan membuat kolam ikan. Hasil luar biasa banyak yang ia dapatkan dari 11 kolam ikannya, kemudian ia olah menjadi ikan asap, dengan perbandingan 3 : 1. Artinya, 3 kilogram ikan menghasilkan 1 kilogram ikan asap.

 

Semula, ia hanya memberikannya secara gratis ke para tetangganya, dan kawan-kawannya di kantor, saat ia masih bekerja. Namun tanggapan yang didapatkannya membuatnya bahagia hingga saat ini. Kawan-kawannya mulai memesan sebanyak 2-3 kilogram ikan asap per orangnya. Salah satu faktornya adalah harga murah dan kualitas ikan asapnya yang bisa bertahan hingga 1 tahun tanpa pengawet, di kemasan yang terjaga.

 

Kelezatan ikan asapnya ini kemudian menggerakkan hati tetangganya yang bekerja di IPB, untuk mengajak Pak Amril Lubis bertandang ke kampusnya. Tak lama kemudian, ia menjadi salah satu dari sejumlah pengusaha UKM binaan IPB. Pada tahun 2004, Amril Lubis nekat untuk mengikuti Pameran Produk Ekspor. Disana, kartu namanya sampai ke ajudan Megawati, dan ia diundang untuk menghadiri acara yang diadakan oleh para Atase Perdagangan di Luar Negeri.

 

Usaha dengan niat mengisi waktu ini pun akhirnya mampu memberdayakan para anak jalanan dan tetangganya yang putus sekolah di kawasan Citayam. Usahanya besar dengan produksi hingga 1 ton per hari, yang dikelola oleh puluhan karyawannya.

Semula, hasil produksinya yang sangat besar itu, tidak semuanya bisa diserap pasar. Namun suatu ketika ia mendapatkan undangan untuk datang ke kantor pusat Giant, di depan lokasi pameran yang sedang ia ikuti, di gedung SMESCO, Jakarta. Giant-Hero memintanya untuk memasok 5 kwintal ikan asap kemasan per minggunya. Sejak itulah Ikan Asap produksinya kemudian masuk ke area distribusi besar.

 

Hal yang sama terjadi dengan Hypermart dan Carrefour, yang kemudian juga mengundangnya sebagai supplier. Masing-masing perusahaan distribusi besar itu memiliki syarat sendiri, Carrefour misalnya, mensyaratkan agar ikan asapnya dikemas dalam kemasan vakum yang kedap udara. Dan Pak Amril Lubis pun harus membuat kemasan yang berbeda, untuk setiap distributor yang berbeda. Namun istimewanya, karena kualitas proses pengasapan yang dilakukannya, ikan asap produksinya mampu bertahan hingga 1 tahun dalam kemasan tertutup.

 

Ikan Asap yang dihasilkannya beragam jenisnya, dari mulai Lele Asap, Marlin Asap, Cakalang Asap, Tuna Asap, Pari Asap, dan sebagainya. Yang selain diserap oleh pasar dalam negeri, juga diekspor ke Belanda dan Timur Tengah.

 

Itulah salah satu kisah pensiun sukses, dari usaha yang dilakukan dalam Masa Persiapan Pensiun. Bagaimana dengan Anda, apakah juga tertarik untuk melakukan usaha yang bisa sukses mendunia? Hubungi kami di ESQ Masa Persiapan Pensiun, dengan email : esqmpp@gmail.com atau telepon ke 021 – 2940 -6969 ext. 174.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?