Skip to main content

Kisah Pensiun Sukses (3) : Legitnya Bisnis Bika Ambon

By January 5, 2017August 20th, 2020Kisah Inspiratif
konsultan pelatihan pensiun, konsultan pensiun, konsultan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training pensiun, training persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, kunjungan usaha, solusi pensiun, pra pensiun, persiapan pensiun, pensiun kaya, pensiun dini, tips orang sukses

Sebuah usaha di Masa Persiapan Pensiun, bisa berasal dari keisengan. Namun, untuk mempertahankannya, diperlukan kerja keras dan fokus usaha yang matang. Salah satu idenya bisa kita pelajari dari kesuksesan Bika Ambon Zulaikha, di kota Medan.

 

Hajjah Mariani bermula dengan iseng belajar memasak Bika Ambon, setelah ia Pensiun dari Perusahaan Farmasi. Pada awalnya, ia hanya mampu menghasilkan dan menjual 8 box Bika Ambon per hari. Merk Zulaikha pun berasal dari nama salah satu putrinya. Namun cerdiknya, ia menggunakan momen lebaran sebagai saat memulai penjualan. Sehingga pembeli mau tak mau membeli produknya karena kebanyakan produsen Bika Ambon lainnya kehabisan stok.

 

Kini, putri Hajjah Mariani, Ikha Zulaikha pun meneruskan bisnisnya Bika Ambon yang hingga kini penjualannya mencapai 1000 box per hari. Dengan harga per box yang mencapai Rp. 60.000,- pada tahun 2016. Bisa dipastikan omzetnya mencapai hingga ratusan juta perhari, yang dikelola oleh 50 orang karyawan di bagian produksi dan bagian penjualan.

 

Toko yang ia dirikan di Jalan Majapahit, kota Medan ini pun, harus ekspansi dengan membuka satu toko lagi di jalan yang sama, karena permintaan dari pembeli yang terus melesat. Untuk mengisi tokonya, Zulaikha pun menjual berbagai produk lain yang khas dari kota Medan. Karena Bika Ambonnya sering habis sebelum toko tutup, ia pun memproduksi bolu lainnya yaitu Lapis Legit, yang merupakan favorit kedua setelah Bika Ambonnya.

 

Mengikuti  selera pasar, Bika Ambonnya pun memiliki berbagai varian rasa yaitu original, keju, pandan, moka, durian, dan cokelat. Produk lain yang dijual Zulaikha di tokonya yang kini menjadi Toko oleh-oleh terbesar di Medan, adalah kue lapis legit, tauco, dodol Tanjung Pura, jambu biji Medan, sirup markisa, sirup terong Belanda, ikan teri, dan kopi Sidikalang.

 

Omzet ratusan juta per hari ini dicapai tentu saja merupakan buah manis dari kerja keras, ketekunan, dan fokus dalam menjalankan bisnis. Yang jelas, kini Hajjah Mariani sudah memetik sukses di masa pensiunnya, dan tidak perlu khawatir lagi tentang masalah ekonomi. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah memiliki kesiapan untuk Masa Persiapan Pensiun anda? Untuk bimbingan dan panduan dalam mengembangkan berbagai faktor yang diperlukan untuk bisa sukses di Masa Pensiun nantinya, hubungi esqmpp@gmail.com atau telepon ke 021 – 2940 – 6969 ext. 174 untuk menempuh pendidikan singkat dalam bentuk Training Persiapan Pensiun, yang bisa diikuti oleh segala usia.

 

Salam Pensiun Sukses!

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?