Skip to main content

Mencapai Kebahagiaan di Masa Pensiun

By August 7, 2021Article

Pensiun terdengar menyenangkan dan banyak ditunggu oleh banyak pekerja. Terutama, jika pekerjaannya menimbulkan banyak tekanan dan kecemasan. Namun tahukah Anda, jika pensiun tidak selalu menyenangkan? Selain persiapan secara finansial, persiapan mental menjelang pensiun sangatlah penting untuk dilakukan. Perubahan dari kehidupan kerja yang terkadang melelahkan menuju istirahat jangka panjang terkadang menimbulkan kehilangan identitas dan ketidakbahagiaan pada para pensiunan. Guna menghindari hal tersebut, persiapan mental menjelang pensiun perlu dilakukan.

Fase dalam pensiun

Sebelum memasuki kiat-kiat persiapan mental menjelang pensiun, simak fase pensiun yang sering terjadi menurut para peneliti psikologi perkembangan manusia berikut:

  • Fase pertama adalah ketika pensiun masih jauh dan persiapan belum dilakukan secara optimal. 
  • Setelah pensiun terlihat dekat, Anda mulai mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. 
  • Berikutnya, fase bulan madu. Akhirnya Anda benar benar pensiun.  Di fase ini Anda akan menikmati waktu liburan dengan melakukan semua kegiatan yang sebelumnya tidak sempat Anda lakukan. Ini adalah fase yang sering kali muncul dalam imajinasi Anda ketika membayangkan pensiun bukan?
  • Setelah fase bulan madu, akhirnya Anda mulai merasakan bahwa pensiun tidak semenyenangkan bayangan Anda. Anda mulai bosan dan mungkin juga merasakan kehilangan tujuan.
  • Akhirnya Anda akan berusaha untuk mencari tujuan baru dan merubah gaya hidup Anda.
  • Jika Anda berhasil dalam menemukan tujuan baru, maka Anda akan merasakan stabilitas dan kepuasan selama masa pensiun Anda. Tidak semua orang berhasil sampai pada tahap ini. Beberapa orang merasakan ketidakpuasan pensiun selama bertahun-tahun.
  • Jika Anda gagal menyesuaikan diri dengan kehidupan pensiun, maka Anda akan kembali berusaha mencari pekerjaan atau mengalami gangguan secara psikologis seperti depresi. Oleh karenanya, persiapan mental menjelang pensiun sangatlah penting.

Apa yang harus dilakukan?

Menurut para ahli, beberapa langkah berikut dapat diambil sebagai persiapan mental menjelang pensiun:

  • Persiapan finansial sangat penting dilakukan bertahun-tahun sebelumnya agar terhindar dari masalah finansial di hari tua. Meskipun kondisi mental dan finansial tidak terlihat berhubungan, namun kondisi finansial sangat mempengaruhi kondisi mental Anda. Jadi, persiapkanlah dengan matang.
  • Coba untuk mengurangi waktu bekerja sedikit demi sedikit. Beberapa perusahaan memiliki program seperti ini untuk memberikan masa transisi bagi pegawainya menuju pensiun. Jika Anda adalah ASN, Anda dapat mengajukan masa persiapan pensiun satu tahun sebelum Anda pensiun.
  • Cari tahu apa yang ingin Anda lakukan saat Anda pensiun. Tentukan tujuan Anda ketika sudah pensiun. Hal ini berkaitan erat dengan identitas Anda ketika Anda tidak lagi bekerja. Penting bagi Anda untuk membuat tujuan baru agar Anda dapat merasakan stabilitas dan kepuasan selama pensiun.
  • Rencanakan waktu untuk kegiatan amal dan kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda. Anda memiliki banyak pengalaman untuk dibagikan dan juga hal itu akan membuat Anda merasa memberi lebih banyak manfaat bagi komunitas. Kehidupan yang bermakna tentu akan menambah kepuasan dan kebahagiaan di masa pensiun.
  • Jika Anda telah menikah dalam waktu yang lama, para ahli menyarankan agar Anda berdiskusi dengan pasangan Anda tentang hal ini. Mungkin ada beberapa visi yang harus disesuaikan kembali terkait dengan pensiun, terutama jika Anda sama-sama bekerja sebelumnya.
  • Cari komunitas baru agar Anda tetap dapat bersosialisasi dengan orang lain. Komunitas dalam hal ini tidak harus komunitas khusus lansia, tetapi Anda juga dapat bergabung dengan klub-klub olahraga atau kegiatan sosial.

Pastikan Anda melakukan persiapan mental menjelang pensiun dengan baik agar Anda merasakan kebahagiaan dan kepuasan di masa pensiun

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?