Skip to main content

Mengapa Harus Tetap Aktif Setelah Pensiun

By March 10, 2017August 20th, 2020Pensiun Produktif, Pensiun Sehat

Mengapa harus tetap aktif setelah pensiun? Padahal banyak orang yang ingin berlibur dan bersantai setelah pensiun. Ada sejumlah dampak kesehatan yang harus Anda pertimbangkan, sebelum menentukan pilihan ingin seperti apa nanti di masa pensiun Anda.

 

 

           Sebuah penelitian dari DR. Larry Baer, seorang Psikolog Klinis dari Concordia University, di Montreal, Kanada. Menjelaskan tentang mengapa para Pensiunan harus didorong untuk tetap aktif setelah Pensiun. Penelitian ini dimuat dalam The Journals of Gerontology : Psychological Sciences dari Concordia University, Montreal, Kanada.

 

Yang paling terutama dari hasil penelitan tersebut adalah, bahwa Para Pensiunan harus didorong untuk melakukan beberapa hobi untuk menjaga agar otak mereka tetap sehat. Mengapa? Apabila para pensiunan melakukan sejumlah aktivitas atau hobi yang menarik minat mereka, maka otak mereka pun ikut aktif. Dan keaktifan otak ini sangat penting untuk diperhatikan sejak dini, untuk mengatasi gejala depresi dan membantu memerangi penurunan kognitif.

 

            Sementara itu, hasil yang didapatkan pada penelitian yang dilakukan oleh Dr Larry Baer pun mengemukakan bahwa, orang-orang yang pensiun dari pekerjaan dalam posisi Manajerial atau Profesional, terbukti lebih mungkin untuk menjaga kemampuan berpikir mereka daripada mereka yang tak terampil atau tak bekerja.

 

Hal ini mungkin bisa jadi disebabkan oleh perbedaan tingkat optimalisasi pengembangan otak dari orang-orang yang sebelumnya berada di posisi Manajerial atau Profesional, lebih baik dibandingkan dengan orang-orang yang selama sebelum pensiun lebih cenderung tidak memiliki banyak keterampilan atau sebelumnya tidak bekerja.

 

Sehingga, pada saat pensiun, jumlah sel otak yang tetap aktif dari para mantan manajer dan mantan profesional ini masih lebih banyak dan menjangkau lebih banyak bagian otak, karena banyaknya skill yang mereka kuasai, dibandingkan dengan pekerja yang tidak memiliki banyak keterampilan atau orang-orang yang sebelumnya tidak bekerja.

 

Sehingga bisa disimpulkan bahwa bila kita yang masih berada dalam usia kerja produktif, memperkaya diri dengan banyak keterampilan dan membekali diri dengan lebih banyak ilmu pengetahuan, serta mengisi waktu kita dengan banyak kegiatan atau aktivitas supaya tetap sibuk, maka pada saat kita pensiun nanti, kita yang sibuk akan lebih terhindar dari kemungkinan depresi dan penurunan kemampuan otak.

 

            Selain itu, masa pensiun pun terjadi bersamaan dengan dimulainya tahap penurunan kemampuan otak untuk berpikir akibat penuaan. Oleh sebab itu, tiba-tiba berhenti dari kehidupan bekerja yang selalu sibuk, menjadi ke keadaan tak memiliki kegiatan apapun, akan membuat otak kita melambat dengan cepat.

 

Untuk itu, bagi yang belum pensiun, isilah waktu anda dengan banyak aktivitas, untuk mengembangkan diri dan menjadi lebih siap lagi dalam menghadapi masa pensiun. Sementara itu, untuk yang sudah akan pensiun, haruslah terus mendorong diri untuk tetap sibuk dan banyak aktivitas, agar otak kita terus baik dan aktif, dan tidak mengalami penurunan kemampuan otak yang bisa mengakibatkan depresi.

 

Sebagai Konsultan Pensiun Terbesar di Indonesia, kami menyelenggarakan Training ESQ Masa Persiapan Pensiun secara Teratur. Training ESQ MPP Publik akan diadakan pada:  Maret 2018. Berlokasi di Jakarta Selatan.

 

Materi yang diberikan adalah :

Untuk keterangan lengkap mengenai Bagaimana anda bisa mengikuti Training Publik untuk Masa Persiapan Pensiun klik disini. Untuk pendaftaran Training Inhouse, klik disini

  • Hubungi kami via email : esqmpp@gmail.com

  • Hubungi via atau wa/telp ke HP  0853 5353 0775 (Tio, Manajer ESQ MPP)

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?