Skip to main content

Mental Blok secara Sains (7)

By January 4, 2017August 20th, 2020Kisah Inspiratif
konsultan pelatihan pensiun, konsultan pensiun, konsultan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training pensiun, training persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, kunjungan usaha, solusi pensiun, pra pensiun, persiapan pensiun, pensiun kaya, pensiun dini, tips orang sukses

Selamat Pagi Sahabat ESQ

Tertarik untuk tahu lebih lanjut tentang Rahasia ilmu ESQ? Yuk kita lanjutkan kembali Bahasan tentang Mental Blok secara Sains (7). Kita akan bahas Mental Blok yang ke-6, yaitu Belenggu Pembanding.

 

Mengapa dalam ilmu ESQ, Pembanding termasuk ke dalam Belenggu Mental?

 

Ternyata, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Professor Judith B White yang mendapatkan gelar PhD dari Harvard dalam bidang Psikologi sosial, membuktikan bahwa Pembanding Sosial banyak dikaitkan dengan serangkaian emosi dan perilaku yang merusak, termasuk diantaranya, yang diarahkan pada diri sendiri, seperti ; rasa bersalah, dan yang diarahkan ke orang lain seperti ; berbohong, dan yang diarahkan pada anggota kelompok lain, dan dalam bentuk penilaian yang bias terhadap kelompok sendiri.

 

Emosi dan perilaku merusak seperti apa saja yang bisa timbul dari kebiasaan untuk melakukan pembandingan sosial ini? Bila kita suka memakai pembanding, secara psikologis, apa saja yang kita lakukan? Ternyata, White dkk (2006) menyatakan bahwa ; kebiasaan untuk melakukan pembandingan sosial, membuat kita merasa iri, merasa bersalah, merasa benar, merasa menyesal, bisa berbohong untuk melindungi diri sendiri, dan bisa berbohong untuk melindungi perasaan orang lain. Selain itu, pembanding sosial juga menyebabkan kita suka menyalahkan orang lain, menunda pekerjaan, mengganggu rasa percaya diri, dan memiliki rasa haus yang tidak terpuaskan.

 

Ternyata, itulah sebabnya mengapa dalam ilmu ESQ, Pembanding bisa menjadi belenggu bagi berkembangnya kepribadian yang unggul dan baik dalam diri kita, dan mengganggu ketangguhan pribadi dan ketangguhan sosial kita.

 

Sebenarnya, Hal apa yang menyebabkan sejumlah orang melakukan pembandingan sosial secara spontan, sementara orang lain tidak? Kernis (2000) menyampaikan bahwa mereka yang selalu mencari pembanding sosial memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah, atau rasa percaya diri yang tidak stabil. Sementara, Maslow et al (1945) menilai bahwa mereka yang mudah melakukan pembandingan sosial memiliki rasa tidak aman terhadap dirinya sendiri atau adanya perasaan insecure.

 

Bagaimana? Tertarik untuk tahu lebih jauh tentang ilmu ESQ? Sekarang ESQ menyediakan banyak model Training untuk berbagai tujuan dan untuk berbagai kalangan. Ada 3 kelompok besar training ESQ, yaitu Great Leader, Great Character, dan Great Family. Ada training untuk Dewasa, khusus Wanita, khusus remaja dan khusus anak-anak. Dan, sejumlah Training ESQ memungkinkan kita untuk mengikuti Training yang dipandu langsung oleh Penemu Konsep ESQ 165, yaitu DR (H.C.) Ary Ginanjar Agustian. Ingin tahu lebih lanjut? Kunjungi : www.esqway165.com dan hubungi 021 – 2940 -6969 ext. 174.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?