Skip to main content

Mental Blok secara Sains : Belenggu Prinsip Hidup yang Salah

By December 8, 2016August 20th, 2020Kisah Inspiratif, Video
konsultan pelatihan pensiun, konsultan pensiun, konsultan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training pensiun, training persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, kunjungan usaha, solusi pensiun, pra pensiun, persiapan pensiun, pensiun kaya, pensiun dini, tips orang sukses

Selamat Pagi sahabat ESQ, Yuk kita ikuti bahasan berikutnya mengenai Rahasia ilmu ESQ

Dalam kamus Oxford, Moralitas didefinisikan sebagai Prinsip yang membedakan antara Salah dan Benar, dan membedakan antara Baik dan Buruk. Dengan Prinsip Silogisme kita bisa menyimpulkan bahwa; Prinsip yang dipegang seseorang lah yang membentuk Moralitasnya. Prinsip yang dipegang dan dipercaya oleh seseorang, yang akan membentuk penilaiannya akan Benar dan Salah, dan yang menentukan penilaiannya dalam membedakan antara Baik dan Buruk.

 

Dari penalaran diatas terlihat bahwa Moralitas seseorang, akan sangat ditentukan oleh Prinsip hidup yang ia percaya. Dari Prinsip hidup yang ia pegang. Seperti adagium dalam Bahasa inggris ; Wrong in Principle, Wrong in Practice. Lalu akan seperti apa kisah yang terjadi bila seseorang, secara sadar atau tidak; memegang atau mempercayai Prinsip Hidup yang Salah? Akan terlihat bahwa moralitas orang tersebut pun menjadi terpengaruh. Ia akan membenarkan suatu hal yang ia percaya, walau menurut hukum hal tersebut salah. Ia juga bisa memandang salah, pada suatu hal yang sebenarnya tidak bermasalah.

 

Bahkan sejarah pun telah membuktikan bahwa ; sejumlah prinsip-prinsip yang dahulu dipercayai dengan kuat, dan dijadikan landasan kebenaran, ternyata terbukti salah. Seperti Maslow yang membuat teori tentang “Hirarki Kebutuhan”, yang kemudian di akhir hidupnya harus merevisi teorinya tersebut, karena ia menemukan dalam banyak budaya, aktualisasi menempati posisi yang lebih mendasar dibanding kebutuhan fisik dan sosial. Padahal teorinya tersebut telah dijadikan sebagai hal yang prinsip dalam ilmu psikologi.

 

Perbenturan antar masyarakat pun seringkali disebabkan oleh masalah perbenturan nilai dan prinsip ini. Ketidakberlangsungan hubungan antar suatu pasangan pun ditentukan oleh apakah mereka memiliki prinsip yang sejalan ataukah tidak. Keberlangsungan suatu perusahaan pun akan ditentukan oleh Prinsip yang mereka pegang. Apabila mereka menerapkan prinsip yang salah, keputusan yang terbentuk secara organisasional pun akan terpengaruh. Misalnya hal ini tergambar pada pelanggaran peraturan dengan pembabatan hutan, atau penggunaan buruh anak. Prinsip yang salah bisa menjustifikasi semua pelanggaran tersebut. Inilah mengapa Prinsip Hidup yang salah bisa sangat membelenggu, dan membahayakan.

 

Sekarang kita sudah memahami mengapa Prinsip Hidup yang salah bisa membutakan, dan sangat membelenggu hati dan pikiran. Itulah mengapa dalam ilmu ESQ, Belenggu Prinsip Hidup termasuk dalam Mental Blok yang bisa menghalangi anda dari memperoleh kesuksesan lahir dan batin. Karena, untuk apa uang melimpah bila hati tidak tenang dan penuh penyesalan akibat pelanggaran nilai moral?

 

Sampai berjumpa dalam bahasan berikutnya mengenai Rahasia ilmu ESQ. Untuk Permintaan Training ESQ, hubungi kami di 021 – 2940 -6969 di ext. 174 (Irna) atau sms ke : 0822-9915-3339 (Ririn), atau email ke : esqmpp@gmail.com

Salam ESQ 165

 

 

 

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?