Skip to main content

Serentak Ajak 100 Peserta Masa Persiapan Pensiun, ESQ MPP Jalankan Lima Kegiatan Training Pararel Sekaligus

Selasa (6/12) Sejumlah agenda Training ESQ Masa Persiapan Pensiun dibuka minggu ini dengan rangkaian kegiatan pararel. Setidaknya tak kurang dari 5 acara berlangsung secara offline maupun online dan terbagi di beberapa lokasi yakni Jakarta, Bogor dan Bandung.

Agenda training pekan ini diawali oleh online training Masa Persiapan Pensiun, PT Kalbe Farma Tbk yang dibuka pada Senin 5 Desember 2022 oleh perwakilan Kalbe Farma dan Lucky Alamsyah selaku perwakilan dari ESQ.

Disusul hari Selasa 6 Desember 2022 dengan kegiatan training pararel. Setidaknya 100 peserta berpartisipasi dalam kegiatan training ESQ MPP secara offline maupun online.

Berlokasi di Jakarta, training ESQ MPP Permata Bank dan Training Public online akan dilaksanakan hingga tanggal 7 dan 8 Desember 2022. Training inhouse batch 4, PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia berlokasi di Bogor hingga Kamis (8/12). Serta Bandung menjadi lokasi yang dipilih PT Nestle Indonesia untuk diselenggarakannya kegiatan training reguler.

Padatnya jadwal training ESQ Masa Persiapan Pensiun mengindikasikan urgensi persiapan masa pensiun menjadi diskursus yang patut untuk diperhatikan seiring waktu. Usia harapan hidup yang kian bertambah membuat waktu pensiun menjadi semakin bertambah.

General Manager ESQ MPP, Sulestiono mengatakan berdasarkan survey Konsultan Pensiun ESQ MPP tahun 2016-2021 dari 2836 pegawai yang akan pensiun, 58% mengalami Cemas bahkan Panik ketika akan memasuki masa pensiunnya, yang dominan disebabkan olah faktor Psikologis atau Mental.

“Pensiun tentunnya bukanlah akhir, tapi sebuah episode baru kehidupan yang akan Anda hadapi dan jalani dengan penuh kebahagiaan, kesehatan dan Sejahtera serta berbagai aktivitas yang penuh manfaat dan makna”, ungkapnya.

Berdasarkan hasil survey Konsultan Pensiun ESQ MPP tahun 2016-2021 dari 2836 pegawai yang akan pensiun, 58% mengalami Cemas bahkan Panik ketika akan memasuki masa pensiunnya, yang dominan disebabkan olah faktor Psikologis/Mental.

Ia juga menjelaskan bahwa pembekalan psikolohis dalam membangun mindset dan karakter yang tepat dalam menghadapi masa pensiun tentunya menjadi pondasi yang wajib kokoh dan kuat. Keseimbangan SQ, EQ dan IQ menjadi rumus yang harus disajikan dengan benar dan dapat diimplementasikan dengan baik. Sehingga akan terwujud pensiunan yang bahagia, sehat, sejahtera dan kehidupannya penuh makna, arif serta bijaksana (wisdom living).

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?