Skip to main content

Usaha Pensiun Sukses (7) : Budidaya Jamur dengan Modal 1 Juta

By January 9, 2017August 20th, 2020Kisah Inspiratif
konsultan pelatihan pensiun, konsultan pensiun, konsultan masa persiapan pensiun, masa persiapan pensiun, pelatihan pensiun, pelatihan persiapan pensiun, training pensiun, training persiapan pensiun, training masa persiapan pensiun, kunjungan usaha, solusi pensiun, pra pensiun, persiapan pensiun, pensiun kaya, pensiun dini, tips orang sukses

Ingin memiliki Usaha dengan Modal Rendah dan Rendah Resiko? Mengapa tidak mencoba berwirausaha budidaya Jamur untuk mendapatkan penghasilan tambahan? Salah satu pengusaha Budidaya Jamur yang berhasil ini adalah Pensiunan dari sebuah Badan Pemerintah di Kulon Progo. Ini bisa jadi ide yang berbuah manis untuk mengisi Masa Persiapan Pensiun Anda.

Subandi (63), sejak pensiun dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kabupaten Kulonprogo pada 2008 lalu, ia mulai menekuni budidaya jamur.

 
Pagi ini, kepada sesama pensiunan yang merupakan nasabah BTPN Purnabakti, Subandi berbagi ilmu tentang budidaya jamur tiram, jamur kuping, dan jamur lingzi. Acara berbagi pengalaman menjadi pengusaha ini dihadiri oleh sekitar 30 pensiunan dari berbagai profesi.

 
Ternyata tak butuh modal terlalu banyak untuk memulai usaha budidaya jamur, yakni hanya sekitar Rp 1 juta. “Usaha jamur ini (kalau saya) hanya untuk samben. Kalau untuk pensiunan, ini cocok sekali karena tidak butuh tenaga banyak. Ora perlu macul neng panasan. Syaratnya, dekat dengan air (untuk penyiraman),” kata Subandi di Yogyakarta, Selasa (9/6/2015).

 
Untuk menghasilkan siklus budidaya jamur yang konstan, idealnya dibutuhkan 500 baglog. Baglog adalah media tanam jamur, terbuat dari serbuk kayu yang dimasukkan ke dalam plastik dan dibentuk menyerupai potongan kayu gelondongan.

 

Satu baglog berharga Rp 2.000 sehingga butuh modal Rp 1.000.000 untuk 500 baglog. Modal usaha lainnya yakni untuk pembuatan rumah jamur, yang membutuhkan sekitar Rp 150.000. Subandi menyebut, rumah jamur ini bisa dibangun secara sederhana, yakni dengan menggunakan bambu-bambu yang disusun seperti rak.

 
Dengan panjang bambu dua meter dan tinggi tiga meter, satu rak bisa menampung 150 baglog. Beri ruang antara rak satu dan yang lain sekurang-kurangnya setengah meter agar jamur tumbuh dengan sempurna.

 
Tak lupa, proses ini memerlukan pula penyemprot untuk menyiram setiap hari. Harga penyemprot atau sprayer ini hanya Rp 40.000. Subandi mengatakan, total modal yang dibutuhkan Rp 1.190.000. “BEP (break event point atau balik modal) 1 bulan 10 hari, dan masih bisa panen hingga dua kali musim panen,” kata Subandi.

 

Bagaimana? Menarik bukan untuk dijadikan aktivitas yang berguna di Masa Persiapan Pensiun Anda? Modal 1 Juta Rupiah tentunya tidak begitu besar, dan darisitu, anda sudah bisa memulai usaha yang berbuah manis. Bahkan bisa balik modal hanya dalam waktu 1 bulan 10 hari!  Menyenangkan bukan? Menariknya, usaha ini tidak membutuhkan banyak pekerja, tidak sulit dilakukan, dan anda masih bisa beristirahat menemani cucu.

Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai usaha apa yang bisa anda lakukan di Masa Persiapan Pensiun, hubungi kami via email di esqmpp@gmail.com atau melalui telepon 021 -2941-6969 ext. 174.

Join the discussion One Comment

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?