Kisah Sukses Ary Ginanjar Agustian : Sebelum Menjadi Trainer Kelas Dunia

By May 7, 2015 May 7th, 2018 Aktivitas Pensiun, HR Inspirations, News & Articles
kisah sukses, cara cepat kaya, cara cepat sukses, ary ginanjar agustian, training esq, training pensiun, konsultan pensiun, training masa persiapan pensiun

Banyak yang tidak mengetahui kisah perjalanan sukses Ary Ginanjar Agustian sebelum menjadi trainer kelas dunia. Jatuh bangun yang dialaminya, bahkan kemalangan yang pernah menimpanya, hingga kehilangan kebahagiaan hidupnya. Ikuti kisahnya disini.

 

Sukses tidak diraih dengan mudah oleh seorang Ary Ginanjar Agustian. Ia harus menerima kenyataan menjadi bangkrut di saat sudah memiliki anak tiga dan terpaksa menerima putusan cerai dari pengadilan. Limbung dan berada dalam tekanan batin, Ary Ginanjar Agustian kembali ke Jakarta, dari tanah Denpasar yang memberikannya banyak pelajaran dalam berbisnis.

 

Dengan membawa serta sejumlah karyawan setianya, Ary Ginanjar Agustian yang memiliki prinsip kuat untuk tidak pernah terlambat memberikan gaji pada karyawannya ini, kemudian menyewa sebuah kantor kecil di kawasan Blok M. Disana, kesuksesannya yang belum pasti kemudian mendorongnya untuk menuliskan sebuah buku, yang berisi intisari prinsip yang dimilikinya yang telah memberikannya kesuksesan yang cukup besar dulu di Bali.

 

Buku yang dituliskannya saat itu ia tujukan pada orang-orang yang ingin sukses, agar mampu mengatasi segala hambatan, karena memiliki intisari prinsip hidup yang kokoh. Ia pun yakin saat itu, bahwa ia akan menerima kesuksesan yang tak terbatas, dan menjadi orang terkenal. Ia akan muncul diwawancara di televisi, mengisi berbagai acara televisi, dan lain sebagainya. Yang saat itu, tidak dipercaya oleh adik-adiknya.

 

Namun, ia tetap bersama sejumlah karyawan setianya. Menulis hingga 5000 lembar konsep buku, dalam tulisan tangan. Ia meminta kepada karyawannya yang setia, untuk mengetikkannya ke komputer, menjadi sebuah buku. Ia pun meminta karyawannya yang hingga sekarang tetap setia bersamanya itu, untuk mencarikan gambar galaksi bimasakti, untuk gambar covernya. Bukunya saat itu diberi judul ESQ : Rahasia Kecerdasan Emosional dan Spiritual dari 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam.

 

Namun, sejumlah penerbit besar, menolak buku yang diajukannya. Tak putus asa, Ary Ginanjar pun menguatkan hati untuk menerbitkan sendiri buku pertamanya itu, di tahun 1999. Ternyata, masyarakat Indonesia yang saat itu masih terkena imbas besar krisis moneter di tahun 1998, menemukan isi bukunya sebagai solusi bagi berbagai permasalahan yang menghimpit kehidupan mereka.

 

Ya. Buku ESQ yang ditulis oleh Ary Ginanjar Agustian dan mulai dijual di tahun 1999 itu, menjadikan banyak orang kembali pada Tuhan, dan menemukan jalan kesuksesan dari prinsip-prinsip langit yang dibahasakan sebagai konsep manajemen yang ilmiah. Buku itu laku keras, dan Ary Ginanjar diundang oleh sejumlah stasiun televisi untuk menyajikan konsep yang ada dalam bukunya itu.

 

Ary Ginanjar Agustian saat itu, diminta oleh sejumlah pihak untuk menyajikan bukunya dalam bentuk Pelatihan Sumber Daya Manusia. Di tahun 2000, akhirnya Training ESQ mulai diberikan pada khalayak ramai.

 

Tak tanggung-tanggung, Ary Ginanjar yang memiliki prinsip untuk selalu total action ini, penuh totalitas dalam memaksimalkan seluruh segi yang ada dalam sebuah pelatihan . Ia menggunakan teknologi tinggi dan menyajikan ilmu pengetahuan terbaru. Ia berusaha memberikan pelatihan yang terbaik yang ia bisa berikan. Ia berusaha menyajikan sesuatu yang selama ini belum pernah ada. Belum pernah diberikan dan disajikan oleh orang lain, oleh lembaga pelatihan manapun.

 

ESQ merupakan temuan Ary Ginanjar Agustian, yang kemudian mendapatkan pengakuan Hak Kekayaan Intelektual oleh negara Republik Indonesia di tahun 2012. Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu, Bapak Boediono.

Leave a Reply

Open chat
1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by